You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
kjp_istmw.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Ahok Tolak Usulan Rincian Belanja KJP

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama menolak saran Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk membuat daftar rincian belanja penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Sebab, kata Ahok, sapaan akrabnya, dengan laporan rincian pembelanjaan KJP yang tertuang dalam kwitansi justru akan membuka celah adanya penyelewengan dana KJP yang lebih besar.

Ga perlu ada laporan si A si B beli topi, baju. Tinggal gurunya awasin di A beli baju apa enggak? Beli buku apa enggak? Kalo laporan, bisa dipalsuin pake kwitansi. Kita bisa main

Dikatakan Ahok, masyarakat penerima KJP tidak perlu membuat rincian dana yang telah dibelanjakan dari KJP. "Ga perlu ada laporan si A si B beli topi, baju. Tinggal gurunya awasin di A beli baju apa enggak? Beli buku apa enggak? Kalo laporan, bisa dipalsuin pake kwitansi. Kita bisa main," ujar Ahok, di Balaikota, Kamis (10/4).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menilai, peran guru dalam mengawasi proses pendidikan anak didiknya nihil apabila sistem laporan digunakan untuk mengawasi aliran dana KJP. Dirinya juga berharap, peran pengawasan guru sebagaimana mestinya tetap berjalan dalam proses pendidikan. "Ya kalo dia bikin (laporan rincian dana), guru-gurunya kemana? Liatnya apa?," kata Ahok.

Basuki Serahkan Evaluasi KJP ke Kadisdik

Pihaknya, kata Basuki, sangat berharap semua stakeholder mengawasi penggunaan dana KJP. Terutama, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk agar dapat menjaring oknum-oknum yang terlibat dalam pemotongan dana KJP. "Sistem pengawasan saat ini lagi kita perbaiki. Nah makanya, kita harap Pak Lasro (Kadisdik DKI) bisa membersihkan orang-orang yang main segala macem itu loh," ucapnya.

Seperti diketahui, langkah pemprov DKI menata ulang sistem pengawasan aliran dana KJP terkait temuan ICW yang melansir adanya berbagai tindak penyelewengan dana KJP mulai dari pemotongan sebesar Rp 50-100 ribu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6799 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6179 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1412 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1327 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1248 personAldi Geri Lumban Tobing